Arassegaf Corner

ArabicEnglishIndonesian

MACAM-MACAM GEJALA DAN AKTIVITAS KEJIWAAN MANUSIA

Psikologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang proses mental dan perilaku. Perilaku dari manusia, berikut pula perilaku dari peserta didik atau siswa akan mudah difahami apabila kita memahami proses mentalnya. Proses mental inilah yang sering disebut dengan gejala-gejala jiwa. Mengingat pentingnya pemahaman tentang proses mental atau gejala jiwa dalam belajar, kita sebagai pendidik sudah semestinya memahami dan menerapkan pemahaman tentang proses mental terhadap perserta didik kita. Kita juga perlu untuk memahami aktivitas dan proses mental atau gejala jiwa manusia termasuk peserta didik khususnya dalam proses pembelajaran.

manusia mempunyai tiga komponen jiwa yang menggerakkan aktivitas jiwa raga manusia. Tiga komponen jiwa tersebut meliputi: saraf pertumbuhan, perasan, dan intelek. Karena itu dikatakan, bahwa manusia mempunyai tiga sifat dasar, yaitu:

Sifat biologis (tumbuh-tumbuhan); sifat ini telah membuat manusia tumbuh secara alami dengan prinsip-prinsip biologis dengan menggunakan lingkungan.

Sifat hewani; dengan adanya perasaan-perasaan hakiki, manusia mengalami desakan-desakan internal untuk mencari keseimbangan hidup. Melalui peralatan alat inderanya, manusia menjadi sadar dan menuruti keinginan-keinginan dan seleranya.

Sifat intelektual; dengan sifat ini, manusia mampu menemukan benar atau salahnya sesuatu, dapat membedakan baik dan buruknya objek, serta dapat mengarahkan keinginan dan emosinya. Sifat intelektual manusia ini yang membedakan manusia dengan makhluk lain.

Secara umum aktivitas-aktivitas manusia itu dapat dicari hukum psikologis yang mendasarinya. Para pendidik perlu memahami kekuatan-kekuatan jiwa manusia, maka mereka pun perlu mengetahui hukum-hukum psikologis yang mendasari setiap aktivitas manusia yang dalam hal ini yaitu anak didik. Berikut merupakan gejala aktivitas umum jiwa manusia, yaitu:

  • Perhatian, perhatian adalah cara menggerakkan bentuk umum cara bergaulnya jiwa dengan bahan-bahan dalam bahan tingkah laku.
  • Pengamatan, Pengamatan merupakan fungsi sensoris yang memungkinkan seseorang menangkap stimuli dari dunia nyata sebagai bahan yang teramati. Pengamatan sebagai suatu fungsi primer dari jiwa dan menjadi awal dari aktivitas intelektual
  • Fantasi, Fantasi merupakan daya jiwa untuk membentuk atau mencipta¬† tanggapan-tanggapan baru dengan bantuan tanggapan yang sudah ada. Fantasi sebagai kemampuan jiwa manusia dapat terjadi secara sadar maupun tidak.